De Tiger, Warisan yang Lahir dari Sebuah Misi Seumur Hidup

Rabu 22-07-2026,13:26 WIB
Reporter : Rio Winto
Editor : Rio Winto

JAKARTA, Makansedap.id - Kisah De Tiger berakar kuat pada dedikasi mendalam dari keluarga pendirinya.

Selama lebih dari empat dekade, Anhar Setjadibrata menjelajahi Nusantara untuk mengumpulkan tidak hanya objek, melainkan serpihan narasi yang menghubungkan Jawa, Batavia, dan dunia maritim yang perlahan terlupakan.

House of Tugu Old Town Jakarta sendiri dibangun di atas lahan sejarah tempat sang harimau legendaris dahulu dirawat hingga pulih.

"De Tiger lahir dari kisah nyata yang telah memikat keluarga kami selama turun-temurun, sebuah kisah luar biasa tentang buyut perempuan saya dan ikatan istimewa yang ia miliki dengan seekor harimau. Sejak kecil, saya selalu terpesona oleh cerita tersebut, serta oleh energi misterius dari Batavia lama itu sendiri. Si Merem, seekor harimau Jawa bermata satu miliknya, hidup lebih dari seabad lalu dan sempat tinggal di gedung tempat De Tiger berdiri saat ini," kata Lucienne Anhar, Co-Owner of Tugu Hotels and Restaurants dalam keterangan resmi yang dibaca Makansedap.id, Selasa, 22 Juli 2026.

BACA JUGA:De Tiger, Denyut Nadi Kehidupan Malam di Pelabuhan Kuno

Kisahnya menjadi titik awal bagi sesuatu yang jauh lebih besar, sebuah penghormatan terhadap era yang telah lama hilang.

"Saya sering membayangkan pelabuhan Sunda Kelapa dan keliaran Jakarta berabad-abad lalu, saat tempat ini menjadi salah satu pelabuhan terbesar di dunia," jelas Lucienne Anhar.

Para bajak laut, pelaut pemberani, pedagang rempah, jung Tiongkok, saudagar Gujarat, penjelajah Portugis, navigator Arab, serta utusan dari kerajaan-kerajaan besar Nusantara semuanya berpapasan di sini.

Mereka tidak hanya membawa rempah-rempah, sutra, porselen, dan harta berharga, tetapi juga legenda, musik, ritual, dan budaya yang melebur menjadi kota luar biasa seperti Jakarta saat ini.

BACA JUGA:Menanti Kehadiran Far East Speakeasy Bar Pertama di Kawasan Bersejarah Kali Besar

"De Tiger adalah penghormatan kami terhadap dunia yang terlupakan itu. Setiap koktail, barang antik, karya seni, dan setiap sudut ruangan menceritakan kisah yang terinspired oleh pertemuan-pertemuan luar biasa tersebut. Lebih dari sekadar speakeasy, kami ingin menangkap romantisme, misteri, dan semangat petualangan yang dulu mendefinisikan Batavia lama, sebuah kota tempat Timur dan Barat bertemu, kejayaan diraih, legenda dilahirkan, dan setiap kapal yang tiba di cakrawala menjanjikan kisah luar biasa lainnya. Kami harapan setiap tamu yang melangkah melalui pintu tersembunyi kami merasa terlempar kembali ke masa magis tersebut, walau hanya untuk satu malam." tutur Lucienne Anhar.

 

Kategori :

Terpopuler