Para peneliti mengimbau agar masyarakat tidak menjadikan kemampuan mengenali jenis wine sebagai alat ukur IQ instan seseorang.
Namun, studi ini membuktikan secara teoritis bahwa otak dengan kecerdasan tinggi memiliki dorongan alami untuk memahami hal-hal terperinci dan rumit di luar kebutuhan kerja maupun pendidikan formal.