Memangkas asupan alkohol selama sebulan membantu mengurangi asupan kalori harian secara signifikan, sehingga membantu proses penurunan berat badan dan menjaga kestabilan kadar gula darah.
Kelima, tekanan darah dan risiko diabetes menurun. Studi klinis mencatat bahwa abstinensi atau pemulihan dari alkohol selama 30 hari dapat menurunkan tekanan darah serta meningkatkan sensitivitas insulin hingga 25–28 persen.
Hal ini berdampak langsung pada penurunan risiko penyakit kardiovaskular dan diabetes tipe 2.
BACA JUGA:Saatnya Party, DJ Yasmin 'Guncang' Malam Minggu di Bali Lewat The Gates of Bali
Para ahli kesehatan merekomendasikan agar momentum puasa alkohol selama satu bulan ini dijadikan langkah awal untuk mengevaluasi pola hidup.
Membatasi atau menghentikan konsumsi alkohol secara berkelanjutan terbukti memberikan perlindungan jangka panjang terhadap kesehatan organ tubuh dan stamina secara menyeluruh.