Cokelat Hitam dan Gula Darah Tidak Selalu Buruk, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Cokelat Hitam dan Gula Darah Tidak Selalu Buruk, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Cokelat hitam-Makansedap.id-Scripps Health

- -

JAKARTA, Makansedap.id - Selama bertahun-tahun, makanan manis kerap dicap sebagai pantangan, terutama bagi mereka yang ingin mengendalikan kadar gula darah. 

Namun, anggapan tersebut tidak sepenuhnya berlaku untuk semua jenis makanan, termasuk cokelat hitam. Sejumlah penelitian menunjukkan cokelat hitam justru dapat memberikan manfaat tertentu bagi pengendalian gula darah, berkat kandungan kakao dan antioksidannya.

Seperti dilansir dari Eating Well yang dibaca Makansedap.id, Selasa, 3 Februari 2026, pakar nutrisi diabetes, Erin Palinski Wade, RD, CDCES, menyatakan, penderita diabetes maupun pradiabetes tetap dapat menikmati cokelat hitam selama dikonsumsi dengan cara yang tepat. 

Menurut dia, mengombinasikan cokelat hitam dalam porsi kecil dengan serat, protein, dan lemak sehat dapat membantu menjaga kestabilan gula darah sekaligus mengurangi keinginan mengonsumsi makanan manis.

BACA JUGA:Tiga Poin Penting Festival Rasa Amerika 2026, Simak Penjelasan Ini

Gula Darah

Penelitian menunjukkan, cokelat hitam dapat membantu menurunkan kadar gula darah setelah makan. Meski tinggi kalori karena kandungan lemak dan gula, cokelat hitam kaya akan polifenol dari kakao yang berperan dalam menjaga fungsi pembuluh darah.

Sebuah studi menemukan, peserta yang mengonsumsi minuman cokelat hitam kaya polifenol sebelum tes toleransi glukosa mengalami kadar gula darah yang lebih rendah dua jam setelah makan dibandingkan kelompok kontrol. Kombinasi nutrisi dalam satu hidangan, termasuk jumlah karbohidrat dan keseimbangan zat gizi lainnya, dinilai berperan penting dalam efek tersebut.

Selain itu, konsumsi cokelat hitam sebagai bagian dari pola makan seimbang juga dikaitkan dengan penurunan kadar gula darah puasa pada penderita diabetes tipe 2. 

Para peneliti menduga polifenol membantu meningkatkan fungsi endotel, sehingga glukosa dapat lebih efisien dipindahkan dari darah ke dalam sel.

BACA JUGA:Ngop Dar, Tempat Nongkrong, Ngopi, dan Bebas Berekspresi di Pondok Kacang Barat

Meningkatkan Sensitivitas Insulin

Resistansi insulin merupakan kondisi ketika tubuh tidak menggunakan insulin secara optimal, sehingga kadar gula darah cenderung meningkat. Kandungan flavonoid dalam kakao diketahui berpotensi membantu mencegah resistansi insulin dan gangguan fungsi pembuluh darah.

Sebuah studi kecil menunjukkan bahwa peserta dengan resistansi insulin yang mengonsumsi cokelat hitam dengan kandungan kakao 85% setiap hari mengalami perbaikan sensitivitas insulin setelah 45 hari. Temuan ini memperkuat dugaan cokelat hitam dapat mendukung metabolisme glukosa bila dikonsumsi secara bijak.