Mencicipi Kuliner Khas Portugis Kampung Tugu

Mencicipi Kuliner Khas Portugis Kampung Tugu

Ketan Unti-Makansedap.id-YouTube

- -

JAKARTA, Makansedap.id - Kampung Tugu di Cilincing, Jakarta Utara, sudah berabad-abad menjadi permukiman keturunan Portugis, membuat lokasi itu juga dikenal sebagai Kampung Portugis.

Saat Indonesia diduduki Belanda, Bangsa Portugis yang datang lebih dulu ke Indonesia melalui Malaka menyingkir ke daerah hutan rawa, mendekati pesisir laut Jakarta

Ada yang menyebut mereka diasingkan Belanda, tetapi, beberapa keturunan Portugis yang masih tinggal di sana menyebut nenek moyang mereka memilih untuk mengasingkan diri.

Jika bermain ke Kampung Tugu dan mendapat teman baru yang bernama belakang Michiels, Abrahamsz, Cornelis, Andries dan Quiko, tandanya Anda baru saja berkenalan dengan keturunan langsung tentara Portugis yang berada di sana sejak 1600-an.

Dari puluhan nama famili yang ada saat awal Kampung Tugu berdiri, kini hanya kelima nama itu yang dapat dijumpai. Seperti dilansir dari Antaranews.com yang dibaca Makansedap.id, Minggu, 18 Januari 2026, berkesempatan mampir ke rumah Eugeniana Quiko, yang membuat usaha katering.

BACA JUGA:Son Jong Won, Chef Michelin yang Jadi Idola Culinary Class Wars 2

“Kue-kue ini cuma ada di Kampung Tugu dan tidak setiap hari ada,” kata Ibu Ena.

Rupanya, menurut perempuan yang biasa dipanggil Ibu Ena ini, ada beberapa makanan khas Kampung Tugu yang tidak ada di tempat lain di Jakarta.

1. Pisang Udang

Sekilas bentuknya mirip dengan kue Nagasari, kue basah dari tepung beras yang juga dikenal sebagai kue pisang. Bedanya, meski disebut Pisang Udang, sebetulnya kue ini tidak berisi pisang, hanya menggunakan daun pisang untuk pembungkus. Pisang Udang ini berisi irisan pepaya, udang, bawang goreng dan gula, biasanya dijadikan teman ngopi.

2. Ketan Unti

Jika ketan khas Betawi umumnya disajikan dengan taburan kelapa gurih, makanan dari Kampung Tugu ini memakai ketan yang dibumbui dengan gula merah. Menurut Ibu Ena, Ketan Unti biasanya disajikan saat ada keluarga yang meninggal dunia.

BACA JUGA:Kraton Grand Room, Venue Bernuansa Alam dan Budaya Bali

3. Apem Kinca