JAKARTA, Makansedap.id – Kepala Pusat Riset Kesejahteraan Sosial Desa dan Konektivitas atau BRIN, Alie Humaedi mengatakan, dari 15.000 kuliner Nusantara yang diteliti ternyata ada 625 kuliner berbahan dasar tempe yang menjadi referensi kamus kuliner. Hal itu berdasarkan penelitian BRIN.

“Temuan itu membuktikan, tempe menjadi kekayaan sekaligus referensi kamus kuliner yang luar biasa. Bahkan, menjadi makanan khas di Indonesia. Ada tempe bacem, tempe goreng, mendoan, dan bermacam-macam. Ada 625 kuliner yang berbasiskan tempe,” kata Alie Humaedi dalam keterangan resmi yang diterima Makansedap.id, Selasa, 26 Maret 2024.

Sejarah panjang ratusan tahun membuat lidah masyarakat akrab dengan tempe sebagai referensi kamus kuliner. Hal itu menjadikan tempe tidak hanya dikonsumsi kalangan masyarakat desa saja, tetapi juga digemari masyarakat kota.

Baca Juga:   Dongkrak Prestasi, PBSI Fokus Perbaiki Sport Science

Alie Humaedi memandang sejarah panjang peradaban bangsa ini telah menjadi catatan berarti tentang eksistensi tempe, referensi kamus kuliner, baik ada di dalam prasasti maupun berbagai manuskrip.

“Bukan hanya sudah menempel di dalam prasasti atau manuskrip, tetapi tempe, referensi kamus kuliner juga menjadi budaya hidup kita dan budaya kuliner kita,” tutur Alie Humaedi. (rw)

Baca Berita Lainnya di GOOGLE NEWS

Iklan