Apel Lawan Pisang, Mana yang Lebih Bagus untuk Mengontrol Gula Darah?
Ahli gizi menyebutkan, baik apel maupun pisang sebenarnya sama-sama aman dikonsumsi.-Makansedap.id- Getty Images. EatingWell design
JAKARTA, Makansedap.id - Apel dan pisang merupakan dua buah yang sangat populer karena rasanya lezat, mudah dibawa, dan praktis dikonsumsi kapan saja.
Namun, bagi orang yang ingin menjaga kadar gula darah tetap stabil, muncul pertanyaan, apakah salah satu dari kedua buah ini lebih baik dibanding yang lain?
Seperti dilansir dari Eatingwell.com yang dibaca Makansedap.id, Rabu, 11 Februari 2026, ahli gizi menyebutkan, baik apel maupun pisang sebenarnya sama-sama aman dikonsumsi. Meski memiliki kandungan karbohidrat dan gula alami, kedua buah ini juga kaya nutrisi penting yang justru dapat membantu menjaga kesehatan, termasuk menurunkan risiko diabetes dalam jangka panjang.
Menurut para ahli, apel memiliki sedikit keunggulan dibandingkan pisang dalam hal pengaruh terhadap gula darah. Sebab, apel mengandung serat lebih tinggi yang membantu memperlambat proses pencernaan dan penyerapan gula.
BACA JUGA:Menikmati Santapan Elegan Tahun Baru Imlek 2026 di Le Bleu By K Club Nusa Dua
Namun, perbedaannya tidak terlalu signifikan. Secara umum, kandungan karbohidrat, gula, dan serat dalam apel dan pisang tergolong seimbang. Respons gula darah juga bisa berbeda pada setiap individu, tergantung kondisi tubuh dan pola makan masing-masing.
Selain itu, faktor lain seperti ukuran buah, tingkat kematangan, serta cara penyajian juga memengaruhi dampak buah terhadap gula darah. Mengonsumsi buah bersama makanan lain atau dipadukan dengan protein dan lemak sehat dapat membantu menstabilkan kadar gula darah.
Dampak Mengonsumsi Pisang
Pisang sering dianggap kurang baik bagi penderita diabetes lantaran kandungan karbohidratnya yang relatif tinggi. Satu buah pisang ukuran sedang mengandung sekitar 27 gram karbohidrat dan 14 gram gula alami.
Meski demikian, pisang juga mengandung sekitar 3 gram serat yang membantu memperlambat lonjakan gula darah. Ukuran dan tingkat kematangan pisang juga berpengaruh besar. Pisang berukuran besar biasanya mengandung karbohidrat lebih tinggi sehingga dapat meningkatkan gula darah lebih cepat dibanding pisang kecil.
BACA JUGA:Cara Lewis Hamilton Menjaga Performa Tetap Prima, Ini Rahasianya
Selain itu, pisang yang masih hijau atau belum terlalu matang mengandung pati resisten lebih banyak. Kandungan ini dicerna lebih lambat sehingga memberikan dampak lebih kecil terhadap kenaikan gula darah dibanding pisang yang sudah sangat matang.
Dampak Mengonsumsi Apel
Sedangkan, apel dikenal memiliki efek yang lebih stabil terhadap gula darah karena kandungan serat larut, terutama pektin. Serat ini membantu memperlambat penyerapan karbohidrat sekaligus mendukung kesehatan bakteri baik di usus dan mengurangi peradangan.