Memahami Filosofi Sayuran Tujuh Rupa Jit Cay

Selasa 04-02-2025,20:27 WIB
Reporter : Rio Winto
Editor : Rio Winto

JAKARTA, Makansedap.id – Tujuh hari setelah perayaan Tahun Baru Imlek ternyata masih ada tradisi kuliner yang harus dijalani. Tradisi itu adalah mengonsumsi sayur tujuh rupa atau biasa disebut Jit Cay. 

Menurut Budaya Tiongkok kuno, filosofi Jit Cay adalah manusia diciptakan pada hari ketujuh. 

“Pada hari ketujuh, warga keturunan Tionghoa wajib untuk makan sayur tujuh rupa atau Jit Cay dalam bersama keluarga. Hari ketujuh ini dinamakan Hari Ren Ri atau Hari Manusia,” ujar Sylvia Wijoso, pemilik Vis Kitchen, kepada Makansedap.id, Selasa, 4 Februari 2025.

Sayur tujuh rupa atau Jit Cay itu, kata Sylvia Wijoso, terdiri atas daun bawang bakung atau Suan Cai (green garlic). Filosofinya adalah memiliki perhitungan yang cermat dalam rencana.

BACA JUGA:Rahasia Wajah Tetap Awet Muda, Ini Penjelasannya

Kedua, daun bawang atau Cong Cai (green onion). Filosofinya adalah mempunyai kepandaian dan kemampuan.

Ketiga, seledri atau Qin Cai (celery). Filosofinya adalah rajin, tekun, ulet, giat dan hemat.

Keempat, kucai atau Jiu Cai (chinses leek). Filosofinya memiliki kelanggengan dan keabadian.

Kelima, sawi tanah atau Ji Cai (green mustard). Filosofinya adalah strategis, penuh siasat dan pandangan jauh.

BACA JUGA:Kuliner Legendaris Bakmi Acoi Gak Bikin Boncos

Keenam, selada atau Seng Mai Cai (lectture). Filosofinya adalah sehat, dinamis, dan penuh semangat.

Dan, terakhir adalah sayuran kalian atau Ji Lan Cai (chinese kale). Filosofinya adalah kesinambungan dan kesatuan.

“Jadi, pada hari ketujuh, warga Tionghoa wajib mengonsumsi sayuran tujuh rupa atau Jit Cay dengan filosofi yang lengkap. Semua itu sesuai dengan filosofi masing-masing sayuran itu,” jelas Sylvia Wijoso.

Proses pembuatan Jit Cay, kata Sylvia Wijoso, pun tergolong mudah.

BACA JUGA:Ini Ketupat Cap Go Meh Legendaris di Sudut Pasar Baru 

Kategori :
https://makansedap.id/" title="Pewarna Makanan Alami Bisa Merusak Lingkungan? Produsen Pangan Ini Ambil Langkah Mengejutkan"> Pewarna Makanan Alami Bisa Merusak Lingkungan? Produsen Pangan Ini Ambil Langkah Mengejutkan

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Undefined array key "nama_kategori"

Filename: amp/detail.php

Line Number: 1272

Backtrace:

File: /home/u691632326/domains/makansedap.id/public_html/application/views/frontend/amp/detail.php
Line: 1272
Function: _error_handler

File: /home/u691632326/domains/makansedap.id/public_html/application/controllers/Amp.php
Line: 273
Function: view

File: /home/u691632326/domains/makansedap.id/public_html/index.php
Line: 317
Function: require_once

https://makansedap.id/" title="Pewarna Makanan Alami Bisa Merusak Lingkungan? Produsen Pangan Ini Ambil Langkah Mengejutkan" style="color:#333">
https://makansedap.id/" title="Kopi Susu Dingin Terancam Kalah? Raksasa Minuman Dunia Resmi Rilis Konsentrat Espresso Cair"> Kopi Susu Dingin Terancam Kalah? Raksasa Minuman Dunia Resmi Rilis Konsentrat Espresso Cair

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Undefined array key "nama_kategori"

Filename: amp/detail.php

Line Number: 1272

Backtrace:

File: /home/u691632326/domains/makansedap.id/public_html/application/views/frontend/amp/detail.php
Line: 1272
Function: _error_handler

File: /home/u691632326/domains/makansedap.id/public_html/application/controllers/Amp.php
Line: 273
Function: view

File: /home/u691632326/domains/makansedap.id/public_html/index.php
Line: 317
Function: require_once

https://makansedap.id/" title="Kopi Susu Dingin Terancam Kalah? Raksasa Minuman Dunia Resmi Rilis Konsentrat Espresso Cair" style="color:#333">

Terkini