Indonesia Coffee Expo 2026 Surabaya Menjadi Motor Penggerak Hilirisasi Ekonomi Kreatif

Indonesia Coffee Expo 2026 Surabaya Menjadi Motor Penggerak Hilirisasi Ekonomi Kreatif

Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026 akan memulai rangkaian roadshow nasional dengan memilih Surabaya sebagai kota pembuka, tepatnya di Grand City Convention Hall, 29-31 Mei 2026.-Makansedap.id-Arla

- -

SURABAYA, Makansedap.id – Gelaran pameran kopi nasional Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026 Surabaya resmi dibuka di Grand City Convention Hall, Surabaya, Jumat, 29 Mei 2026

Berlangsung selama tiga hari pada 29 - 31 Mei 2026, Surabaya menjadi kota pertama sekaligus pembuka rangkaian roadshow nasional pameran yang mengintegrasikan ekosistem bisnis dan gaya hidup kopi dari hulu ke hilir.

Ajang ini diselenggarakan oleh Dyandra Promosindo bersama Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI), serta didukung PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) selaku mitra utama.

Peresmian pembukaan pameran ditandai dengan seremoni pemotongan pita yang dilakukan oleh Plt.

BACA JUGA:Lewat Brew Takeover, IKEA Indonesia Sajikan Cara Sederhana Menikmati Kopi di Rumah

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur Dr. Ir. Heru Suseno, MT turut menyaksikan prosesi tersebut Ketua Umum SCAI Daryanto Witarsa, Vice Project Director ICX Rumpoko Hadi, serta jajaran pimpinan Bank BTN yang dihadiri Direktur Risk Management Setiyo Wibowo, Direktur Operations sekaligus Direktur Pembina Kantor Wilayah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara I Nyoman Sugiriyasa, Senior Executive Vice President Digital Business Thomas Wahyudi, dan Senior Executive Vice President Assets Management Benjamin Sihombing, serta Ketua Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia (APKRINDO) Ferry Setiawan.

Apresiasi besar terhadap inisiatif ini disampaikan oleh Plt. Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur, Heru Suseno.

Dalam sambutannya, beliau menyampaikan, Surabaya memiliki posisi strategis sebagai pusat perputaran pasar hilir industri kedai kopi terbesar untuk wilayah Indonesia Timur.

"Kami di Dinas Perkebunan memiliki kepentingan besar terhadap perkembangan kopi di Jawa Timur karena posisi kami ada di sisi hulu, yaitu para petani kopi atau pekebun. Kami bisa mendorong penanaman kopi, tetapi kalau tidak ada pasar dan penyerapan, tentu petani tidak bisa menjual hasilnya. Karena itu, hulu dan hilir harus berjalan beriringan agar manfaatnya benar-benar dirasakan petani. Jawa Timur memiliki peran penting dalam industri kopi nasional. Produksi kopi Jawa Timur saat ini berada di posisi keempat nasional setelah Sumatera Selatan, Lampung, dan Sumatera Utara. Berdasarkan data tahun 2025, produksi kopi Jawa Timur mencapai sekitar 78,8 ribu ton," ungkap Plt. Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur, Heru Suseno.

BACA JUGA:Ranjang Kopi Hitam, Ramuan Ajaib Tungku Rempah yang Bikin Pria Terus On Fire

Mewakili pihak penyelenggara, Vice Project Director ICX, Rumpoko Hadi  menegaskan bahwa industri kopi saat ini punya potensi yang menjanjikan bagi perekonomian dan gaya hidup masyarakat modern.

"Industri kopi di Indonesia saat ini menunjukkan pertumbuhan yang sangat positif. Kopi tidak lagi sekadar produk konsumsi, tetapi telah menjadi bagian dari gaya hidup, ruang kreativitas, sekaligus peluang bisnis dengan potensi yang sangat besar.

Pertumbuhan ini membutuhkan wadah dan komunitas yang mampu mempertemukan pelaku industri, komunitas, pencinta kopi, dan masyarakat luas dalam sebuah kolaborasi untuk membangun ekosistem yang lebih lengkap dan terintegrasi. Atas dasar itulah kami dengan bangga menghadirkan Indonesia Coffee Expo 2026,," ujar Rumpoko.

Beliau juga menambahkan mengenai potensi besar ekosistem lokal di kota ini serta skala kepesertaan yang cukup tinggi.

BACA JUGA:Ranjang Kopi Hitam, Ramuan Ajaib Tungku Rempah yang Bikin Pria Terus On Fire