Perkuat Kedaulatan Pangan, Japfa dan Koperasi LPER Resmikan Kerja Sama Strategis

Perkuat Kedaulatan Pangan, Japfa dan Koperasi LPER Resmikan Kerja Sama Strategis

Ayam Broiler-Makansedap.id-Chickin Indonesia

- -

GUNUNGKIDUL, Makansedap.id – PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (Japfa) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Rakyat (LPER) meresmikan dan memperkuat kerja sama budidaya ayam broiler di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kerja sama tersebut mencakup penyediaan Days Old Chick (DOC) serta pendampingan dan bimbingan teknis budidaya.

Melalui kerja sama ini, para peternak di Gunungkidul diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan kemandirian usaha, sekaligus berkontribusi terhadap ketersediaan protein hewani yang stabil bagi masyarakat.

Rachmat Indrajaya, Direktur Jaofa mengatakan bahwa kerja sama budidaya merupakan bagian dari komitmen Japfa untuk mendukung peternak rakyat melalui akses terhadap DOC, pendampingan teknis, dan kolaborasi pemasaran yang berkelanjutan.

BACA JUGA:Siapa Sangka! Rahasia Dapur Puluhan Tahun Merek Legendaris Indonesia Akhirnya Terbongkar di Sini

“Di sisi hilir, Japfa juga menyerap hasil produksi peternak melalui fasilitas Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) yang kami miliki. Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat kedaulatan pangan sekaligus mendorong pemberdayaan dan keberlanjutan usaha peternak rakyat. Kerja sama ini telah mencapai milestone satu juta ekor Broiler," ungkap Rachmat dalam keterangan resmi yang dibaca Makansedap.id, Sabtu, 5 September 2926.

Kerja sama budidaya ini dibangun di berdasarkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan pembagian peran yang jelas.

Peternak bertanggung jawab atas infrastruktur kandang dan tenaga kerja, sementara Japfa memastikan ketersediaan DOC sesuai standar kualitas serta memberikan pendampingan teknis. Sementara itu, Koperasi LPER berperan sebagai koordinator komunitas peternak sekaligus katalisator usaha Bersama dalam hilirisasi hasil peternakan.

Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, S.E., M.P menyambut baik kerja sama tersebut dan menilai kolaborasi antara swasta, koperasi, dan peternak dapat memperkuat fondasi ketahanan pangan di daerah.

BACA JUGA:Gandeng JAPFA, Imperial Group Hadirkan Tiga Menu Unik bagi Pencinta Kuliner

“Kami sangat mengapresiasi sinergi antara swasta dan koperasi ini dalam memperkuat fondasi ketahanan pangan di wilayah kami. Menjadikan peternak rakyat sebagai penyedia pangan yang tangguh adalah kunci. Dengan adanya bimbingan teknis dan akses pasar, kami berharap para peternak di Gunungkidul dapat memiliki usaha yang lebih stabil dan skala yang terus bertumbuh untuk berkontribusi langsung pada ketersediaan protein hewani bagi masyarakat," ujar Endah.

Dr. drh. Agung Suganda, M.Si, Dirjen PKH Kementerian Pertanian RI dalam sambutannya menegaskan, sebagai tindak lanjut implementasi Permentan Nomor 10 Tahun 2024 tentang Penyediaan, Peredaran, dan Pengawasan Ayam Ras dan Telur Konsumsi, Kementerian Pertanian mendorong kerja sama seperti ini karena industri dan peternak rakyat harus tumbuh bersama.

Ketika peternak mendapat akses sarana produksi, pendampingan, dan kepastian pasar, produktivitas meningkat dan usaha menjadi lebih kuat.

"Pada akhirnya, yang kita bangun bukan hanya usaha peternakan, tetapi ekosistem pangan yang mampu menjaga pasokan protein hewani sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak,” jelas Dr. Drh Agung.

BACA JUGA:Chicken Premium Series, Kolaborasi Epik Yummy Choice Indomaret dan Japfa Food

Berita Terkait