Lebih dari Sekadar Minuman, Dirty Soda, Tren Viral yang Mengguncang Amerika Serikat
Dirty Soda -Makansedap.id-Forbes
Namun, daya ledaknya baru terasa secara global dalam beberapa tahun terakhir. Popularitasnya didorong oleh influencer di TikTok dan kemunculan minuman ini dalam serial realitas The Secret Lives of Mormon Wives. Kini, gerai-gerai khusus dirty soda mulai bermunculan di New York, Florida, hingga California.
Mengapa Viral?
Ada beberapa alasan mengapa tren ini begitu masif. Pertama, Personalisasi Tanpa Batas. Konsumen bisa memilih basis soda apa pun, mulai dari Dr Pepper, Coca-Cola, hingga Sprite, lalu menambahkan rasa seperti kelapa, vanila, atau stroberi.
BACA JUGA:Revolusi Koktail India, JKS Restaurants Wujudkan Wajah Baru Dunia Minuman
Kedua, Estetika Media Sosial. Tampilan krim yang menyatu perlahan dengan soda berwarna gelap menciptakan visual yang sangat menarik untuk konten video singkat.
Ketiga, Harga Terjangkau. Dibandingkan dengan kopi kekinian atau koktail di bar, dirty soda menawarkan pengalaman menikmati minuman mewah dengan harga yang jauh lebih ramah di kantong.
Cara Membuat di Rumah
Bagi yang penasaran, membuat dirty soda sangatlah mudah. Barang-barang yang perlu disiapkan adalah segelas es batu. Kemudian, minuman soda favorit, Coca Cola, misalnya.
Selanjutnya, 1-2 sendok makan sirup, rasa kelapa atau vanila sangat direkomendasikan.
BACA JUGA:Daftar Scotch Whisky Terbaik 2026 Versi Beverage Testing Institute
Tidak lupa, satu shot krim atau half-and-half. Tambahkan, sedikit perasan jeruk nipis untuk menyeimbangkan rasa manis.
Cukup campurkan semua bahan, aduk perlahan, dan Anda sudah bisa mencicipi tren terbaru dari Amerika Serikat ini langsung di dapur sendiri.
Meski lezat, para ahli kesehatan tetap mengingatkan konsumen untuk memperhatikan kandungan gula yang cukup tinggi dalam segelas dirty soda. Namun, bagi banyak orang, minuman ini bukan sekadar asupan gula, melainkan simbol kreativitas dalam segelas minuman segar.
Dirty soda mampu memberikan konteks mengapa minuman ini menjadi sangat populer di wilayah perkotaan seperti New York.