JAKARTA, Makansedap.id - Raksasa teknologi asal Singapura, Grab Holdings Ltd, secara mengejutkan mengumumkan langkah ekspansi besar-besaran di luar Asia Tenggara.
Seperti dilansir Forbes yang dibaca Makansedap.id, Minggu, 12 April 2026, Grab resmi menyepakati akuisisi operasional Foodpanda di Taiwan dari Delivery Hero dengan nilai transaksi mencapai US$ 600 juta atau sekitar Rp 10,25 triliun (kurs Rp 17.000).
Langkah strategis ini menandai masuknya Grab ke pasar Taiwan sebagai negara operasional kesembilan sekaligus wilayah pertama perusahaan di luar kawasan Asia Tenggara.
Grab keluar dari kawasan Asia Tenggara, menargetkan pasar Taiwan yang padat dengan penduduk sekitar 23 juta jiwa.
BACA JUGA:Krisis Pangan Global 2026, 139 Juta Warga Afrika Terancam Kelaparan Akut
Akuisisi ini diproyeksikan akan diselesaikan pada paruh kedua tahun 2026 dan diperkirakan bakal meningkatkan pendapatan Grab tahunan, sejalan dengan laba bersih pertamanya pada 2025
Layanan Pesan Antar Makanan
Foodpanda adalah platform pengiriman terkemuka di Asia di luar Tiongkok.
Sejak diluncurkan pada 2012, perusahaan yang kini menjadi bagian dari Delivery Hero SE ini telah bertransformasi dari sekadar layanan pesan antar makanan menjadi penyedia solusi kebutuhan harian yang komprehensif.
Layanan ini kini beroperasi di lebih dari 400 kota di 11 wilayah, termasuk Singapura, Hong Kong, Thailand, dan Malaysia.
BACA JUGA:Restoran Akar, Wujud Harmoni Rempah Bali dalam Balutan Teknik Memasak Prancis
Fokus utama Foodpanda adalah memberikan kemudahan akses terhadap makanan dan barang kebutuhan pokok melalui integrasi teknologi mutakhir.
Foodpanda tidak hanya menghubungkan konsumen dengan restoran favorit mereka, tetapi juga memperluas jangkauan ke sektor ritel melalui fitur pandamart dan foodpanda shops.
Langkah ini memungkinkan pengguna untuk mendapatkan kiriman barang belanjaan hanya dalam hitungan menit.
Selain fokus pada konsumen, Foodpanda berkomitmen untuk memberdayakan ekosistem lokal.