Para analis menilai langkah ini akan meningkatkan total pasar yang dapat digarap (addressable market) oleh Grab hingga 20 persen. Selain itu, pendapatan rumah tangga di Taiwan yang rata-rata mencapai US$ 39.000 per tahun menjadikannya pasar dengan profitabilitas potensial tertinggi kedua bagi Grab setelah Singapura.
Dengan akuisisi ini, peta persaingan layanan on demand di Asia dipastikan akan semakin sengit, mempertemukan Grab secara langsung dengan dominasi Uber di pasar Asia Timur.