Tingkatkan Ekosistem Ekraf, Kemenekraf Bahas Potensi Kolaborasi dengan Kementerian UMKM
Menekraf bersama Menteri UMKM, Maman Abdurrahman beserta jajaran Kementerian UMKM membahas beberapa langkah strategis dalam beberapa program antara Kementerian Ekonomi Kreatif dan Kementerian UMKM untuk meningkatkan dan menguatkan sektor ekomoni kreatif y-Makansedap.id-Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf/Bekraf
BACA JUGA:Ngeri, Penyakit Menular Bebani Sistem Layanan Kesehatan di Asia Tenggara
“Kami sedang mengembangkan sistem Sapa UMKM yang akan membuat data UMKM menjadi dinamis dan terintegrasi dengan Bank Himbara, BUMN, dan kementerian/lembaga lainnya,” kata Maman Abdurrahman.
Melalui Sapa UMKM, kata Maman Abdurrahman, pemerintah akan mampu memetakan pelaku usaha yang layak menerima subsidi, insentif pajak, dan program pendampingan. Sistem ini akan terhubung dengan ekosistem data ekonomi kreatif termasuk pembuatan kartu usaha dan integrasi dengan dashboard Kemenekraf.
Potensi Alokasi KUR
Selain itu Maman Abdurrahman menyebut potensi alokasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk pelaku ekonomi kreatif mikro mencapai 170 ribu unit usaha dengan nilai pembiayaan diprediksi hingga akhir tahun ini mencapai Rp 40 triliun per tahun.
Dalam pertemuan itu, jajaran Kemenekraf yang mendampingi Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya yaitu Sekretaris Kementerian Dessy Ruhati, Staf Ahli Bidang Sistem Pemasaran dan Infrastruktur Septriana, Deputi Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif Cecep Rukendi, Deputi Kreativitas Budaya dan Desain Yuke Sri Rahayu, Direktur Akses Pendanaan dan Investasi Anggara Hayun Anujuprana, serta Direktur Sistem Pemasaran dan Hubungan Kelembagaan Radi Manggala.
BACA JUGA:Dampak Positif Konsumsi Camilan Sehat, Ini Penjelasannya
Sedangkan dari Kementerian UMKM dihadiri Sekretaris Kementerian UMKM Arif Rahman Hakim, Deputi Usaha Mikro Riza Damanik, Deputi Usaha Kecil Temy Satya Permana, Deputi Kewirausahaan Siti Azizah, dan Kepala Biro Manajemen Kinerja dan Kerja Sama Bastian.