JAKARTA, Makansedap.id – Film Perjalanan Pembuktian Cinta yang diproduksi oleh lembaga training berbasis ilmu-ilmu Al Qur’an dan hadist PPA Institute sukses menuai penilaian positif dari para penonton sebagai standar baru film Islami. Demikian sinopsis Perjalanan Pembuktian Cinta.

Sebagai film yang bertema percintaan, sinopsis Perjalanan Pembuktian Cinta menawarkan alur yang berbeda serta jalan cerita yang tidak lazim dibanding film-film sejenisnya. Meski bukan drama komedi, namun unsur humor khas anak muda tidak lepas dari film tersebut.

“Mayoritas memang mengambil kehidupan pesantren, tapi kami tidak mengatakan ini adalah film santri. Perjalanan Pembuktian Cinta adalah film keseharian kita. Saya yakin ada masyarakat yang pernah mengalami peristiwa yang diceritakan dalam film ini, yaitu kawin paksa dan cinta yang tidak direstui. Tapi ujung film inilah kunci jawaban dari semua konflik yang ada di sepanjang cerita,” tutur Rezha Rendy, produser Perjalanan Pembuktian Cinta dan pendiri PPA Institute membahas sinopsis dalam keterangan resmi yang dibaca Makansedap.id, Selasa, 9 Januari 2024.

Baca Juga:   Begini Penjelasan Pakar Komunikasi tentang Peran Sentral Kuliner

Film Perjalanan Pembuktian Cinta yang berkolaborasi dengan FMM Studios ini diangkat dari novel best seller dengan judul yang sama, dan kisah nyata dari seorang penghafal Al Qur’an atau hafidzah bernama Nusaibah Azzahra. Dalam versi digiitalnya, Perjalanan Pembuktian Cinta sukses menjadi perbincangan di kalangan warganet di media sosial sehingga diangkat dalam versi layar lebar.

Sinopsis Perjalanan Pembuktian Cinta berkisah tentang perjalanan cinta Fathiya dan Reyhan, dua sahabat masa kecil yang dipertemukan kembali saat dewasa. Takdir berkata lain, Fathiya memilih berpisah dari Reyhan demi kepatuhannya pada agama. Sayangnya, perpisahan itu justru membawanya kepada takdir kelam karena dipinang oleh lelaki tua yang sudah beristri demi membantu perekonomian keluarga.

1 2

Iklan