Jack Daniel's dan Pernod Ricard Akhiri Negosiasi Merger Setelah Gagal Capai Kesepakatan
Brown Forman, produsen minuman beralkohol terkemuka, Jack Daniel’s, resmi mengakhiri diskusi merger dengan raksasa minuman asal Prancis, Pernod Ricard.-Makansedap.id-Scott Olson Getty Images Food Dive
NEW YORK, Makansedap.id - Brown Forman, produsen minuman beralkohol terkemuka, Jack Daniel’s, resmi mengakhiri diskusi merger dengan raksasa minuman asal Prancis, Pernod Ricard.
Keputusan ini diambil setelah kedua belah pihak gagal mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada akhir April 2026, kedua perusahaan mengonfirmasi bahwa negosiasi yang telah berlangsung sejak akhir Maret tersebut telah dihentikan secara resmi.
"Pernod Ricard tetap fokus dan yakin pada strategi serta model operasi kami, didukung oleh tim yang kuat dan berkomitmen di seluruh Grup untuk memberikan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi semua pemangku kepentingan," demikian pernyataan resmi dari Pernod Ricard seperti dilansir Forbes yang dibaca Makansedap.id, Senin, 4 Mei 2026.
BACA JUGA:The Gates of Bali Hadirkan Bobby Suryadi di Sardine by K Club Seminyak
Dampak Pasar
Diskusi merger antara Brown Forman dan Pernod Ricard sebelumnya memicu spekulasi besar di industri minuman keras global.
Jika kombinasi ini berhasil, merger tersebut akan menciptakan salah satu raksasa minuman beralkohol terbesar di dunia.
Namun, ketidaksepakatan terkait persyaratan bisnis dan valuasi menjadi batu sandungan utama yang menghentikan proses tersebut.
Kegagalan negosiasi ini langsung memberikan reaksi terhadap pergerakan saham di pasar modal.
BACA JUGA:Sabet Gelar Juara Dunia, Chef Indonesia Pecahkan Rekor Guinness di Vietnam
Saham Brown Forman mengalami penurunan menyusul berakhirnya diskusi ini, karena para investor sebelumnya menaruh harapan besar pada potensi konsolidasi tersebut.
Dengan berakhirnya diskusi antara Brown-Forman dan Pernod Ricard, perhatian pasar kini beralih pada pihak-pihak lain yang sebelumnya dikabarkan tertarik pada produsen Jack Daniel's tersebut.
Salah satu nama yang disebut-sebut adalah Sazerac, pemilik merek Fireball, yang dilaporkan sempat mengajukan penawaran akuisisi bernilai sekitar 15 miliar US$.
Brown Forman sendiri tidak memberikan komentar lebih lanjut terkait potensi tawaran dari pihak ketiga.