Alasan Hotel Borobudur Jakarta Gelar Discover Timeless Harmony, Ini Penjelasannya

Alasan Hotel Borobudur Jakarta Gelar Discover Timeless Harmony, Ini Penjelasannya

Hotel Borobudur Jakarta menghadirkan program Discover Timeless Harmony: Explore Singkawang yang berlangsung dari Januari hingga Maret 2026.-Makansedap.id-Hotel Borobudur Jakarta

- -

JAKARTA, Makansedap.id - Hotel Borobudur JAKARTA menghadirkan program Discover Timeless Harmony: Explore Singkawang yang berlangsung dari Januari hingga Maret 2026. 

Program ini mengangkat nilai keharmonisan dan toleransi melalui akulturasi budaya, khususnya dalam perayaan Lunar New Year dan Ramadan. 

Kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi dengan Perhimpunan Tionghoa Indonesia, Perhimpunan Tionghoa Kalimantan Barat Indonesia, serta Pemerintah Kota Singkawang, dan didukung oleh The Voice of Istiqlal, Air China, dan Wonderful Indonesia. 

Melalui rangkaian seni, budaya, kuliner, dan dialog lintas tradisi, program ini menghadirkan perayaan yang inklusif, bermakna, dan berkelas.

BACA JUGA:Hotel Borobudur Jakarta Gelar Discover Art & Culture Sepanjang Oktober 2025

Rangkaian Discover Timeless Harmony diresmikan pada 23 Januari 2026 oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., sebagai simbol komitmen terhadap persatuan dan keberagaman. 

Acara pembukaan dimeriahkan dengan atraksi Barongsai, Tari Tradisional Tidayu, Musik Delapan Dewa, serta talk show bertema Akulturasi Budaya untuk Harmonisasi dan Toleransi yang menghadirkan Tjhai Chui Mie, Wali Kota Singkawang, dan Azmi Abubakar, Ketua INTI Aceh sekaligus Pendiri Museum Pustaka Peranakan Tionghoa.

“Pemerintah Indonesia mengapresiasi kegiatan ini. Ini pertama kali saya melihat barongsai melakukan salto—luar biasa. Tradisi ini juga berkembang di pondok pesantren dan merupakan kebudayaan universal. Seni adalah karunia Tuhan yang dapat dinikmati semua orang. Di Masjid Istiqlal, kami juga membuka kursus Mandarin gratis sebagai dukungan terhadap keragaman global melalui konsep international culture in mosques,” kata Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A.

“Kolaborasi budaya semakin mempercantik Indonesia. Budaya Singkawang kaya akan kearifan lokal yang layak diangkat menjadi kearifan nasional dan internasional. Terima kasih kepada Wali Kota Singkawang dan Hotel Borobudur Jakarta sebagai penyelenggara. Hotel Borobudur adalah sahabat karib Masjid Istiqlal. Sampaikan salam saya kepada Pak Tomy Winata yang sangat dekat dengan para tokoh dari berbagai kalangan,” tambah dia.

BACA JUGA:Discover Nusantara Memperkuat Identitas Nasional dan Mendorong Ekonomi Lokal

Wali Kota Singkawang turut menegaskan makna toleransi yang hidup di kotanya. “Budaya kuliner, kebudayaan Singkawang dengan keberadaan kelenteng, serta budaya internasional hidup berdampingan dengan baik. Hal ini menjadikan Singkawang mendapat apresiasi sebagai daerah toleran. Kami menyiapkan penyelenggaraan Cap Go Meh dan Ramadan, termasuk Idul Fitri. Terima kasih Hotel Borobudur yang telah memperkenalkan Kota Singkawang di Jakarta, beserta ragam kuliner khas, dan batik, dan kekayaan budaya lainnya,” ujar Tjhai Chui Mie. 

Sepanjang program berlangsung, berbagai kegiatan turut dihadirkan, antara lain perayaan Lunar New Year, Pawai Cap Go Meh, UMKM Bazar khas Kalimantan Barat, Chinese Art Exhibition di Flores Ballroom Foyer, bedah buku dan seminar Chinese - Muslim, serta aktivitas kebugaran dan refleksi diri melalui Tai Chi, Yoga, dan meditasi.

“Bertepatan dengan Bulan Suci Ramadan dan Imlek, acara ini menjadi jembatan untuk saling memahami, dengan budaya sebagai fondasi utama dan dialog sebagai pondasi kebersamaan yang terus dirawat oleh komunitas dan unit usaha. Perayaan ini untuk membangun Indonesia yang damai, toleran, dan berbudaya,” kata GM Hotel Borobudur Jakarta, Anggi Ayuningtyas saat opening dalam event tersebut

 

Berita Terkait