Ngop Dar, Tempat Nongkrong, Ngopi, dan Bebas Berekspresi di Pondok Kacang Barat

Ngop Dar, Tempat Nongkrong, Ngopi, dan Bebas Berekspresi di Pondok Kacang Barat

Americano Mango, racikan espresso dengan sirup Mangga, menjadi favorit pengunjung.-Makansedap.id-Brian

- -

JAKARTA, Makansedap.id – Ngop Dar hadir sebagai tempat nongkrong terbuka yang tidak hanya menawarkan kopi, tetapi juga menjadi wadah berkumpul berbagai kalangan komunitas. 

Tempat nongkrong Ngop Dar didirikan pada 21 Desember 2025 dengan konsep awal membangun komunitas ngopi yang inklusif dan tidak membatasi latar belakang pengunjung.

Ngop Dar digagas oleh Helvyn Erdian, 48 tahun, bersama sang istri, Elita Anggriana, 47 tahun. Mereka didukung oleh tim yang terdiri atas dua anak muda asal Ciledug, Echa, 19 tahun, dan Ahmad Hakim, 22 tahun. 

“Sejak awal berdiri, tempat nongkrong ini dirancang sebagai ruang ekspresi bebas bagi siapa saja yang ingin bersantai, berdiskusi, atau bekerja. Di sana, tersedia gitar akustik, PlayStation, dan fasilitas karaoke,” kata Helvyn Erdian kepada Makansedap.id, Minggu, 1 Februari 2026.

BACA JUGA:Festival Rasa Amerika 2026 Hari Kedua Hadirkan Lomba Baking hingga Peragaan Busana Batik

Berlokasi strategis di Jalan AMD No. 66, Ruko Neo Fiera, Pondok Kacang Barat, Tangerang Selatan, tepat di seberang SMP Negeri 14, tempat nongkrong Ngop Dar dilengkapi area parkir yang luas. Tempat ini dinilai nyaman untuk pertemuan, bekerja, maupun sekadar nongkrong santai.

“Dari sisi menu, Ngop Dar memiliki sejumlah sajian andalan. Menu makanan terlaris adalah rice bowl egg roll dan cheese bowl yang masing-masing dibanderol dengan harga Rp 18.000,” jelas Helvyn Erdian. 

Sementara itu, untuk minuman, Americano Mango, racikan espresso dengan sirup Mangga, menjadi favorit pengunjung. Tak hanya Americano Mango, ada pula Kopi Liong yang menjadi idola pengunjung. 


Ruang ekspresi tempat nongkrong Ngop Dar-Makansedap.id-Rio Winto

“Dalam satu hari, konsumsi kopi di tempat ini rata-rata mencapai dua liter espresso dan 15 hingga 20 cangkir Kopi Liong,” tambah Ahmad Hakim.

BACA JUGA:Festival Rasa Amerika 2026, Pererat Hubungan Indonesia - Amerika Serikat

Konsep keterbukaan menjadi daya tarik utama Ngop Dar. Pengunjung bebas mengekspresikan diri, mulai dari bermain PlayStation, karaoke, hingga memilih daftar putar musik sesuai selera. Area yang terbuka juga membuat suasana lebih cair dan akrab.

Sejak berdiri, menurut Helvyn Erdian, Ngop Dar telah memiliki lebih dari 100 anggota dengan latar belakang beragam. Mulai dari pelajar tingkat SMP dan SMA, pekerja lapangan, hingga komunitas motor Nmax yang bahkan diperbolehkan menjadi lokasi tersebut sebagai base camp. 

Kehadiran berbagai kalangan ini menjadikan Ngop Dar bukan sekadar kedai kopi, melainkan tempat nongkrong, ruang sosial yang hidup dan dinamis.