Masyarakat Indonesia Jarang Konsumsi Sayur dan Buah

Composition with vegetables and fruits in wicker basket isolated on white

JAKARTA, Makansedap.id – Dokter Spesialis Gizi Klinik dari Universitas Indonesia, dr Marya Haryono, MGizi, SpGK, FINEM mengatakan, masyarakat Indonesia masih jarang mengonsumsi sayur dan buah.

“Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan RI membuat kampanye makan sehat dengan gizi seimbang, yatu Isi Piringku. Penting untuk mengonsumsi sayur dan buah,” ujar dr Marya dalam keterangan resmi, Rabu, 14 Juni 2023.

Dalam program Isi Piringku, kata dr Marya, seharusnya dalam satu piring terdiri atas 50% sayur dan buah serta 50% sisanya terdiri atas karbohidrat dan protein.

Selain itu, makanan yang dikonsumsi harus memenuhi Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian yang dibutuhkan. Meskipun AKG setiap orang berbeda, hal ini dapat disesuaikan dengan panduan dari Kemenkes tersebut.

Baca Juga:   Begini Ciri Khas Daging Tak Layak Konsumsi

Secara umum, perempuan Indonesia membutuhkan 1.200 – 1.500 kalori per hari. Sedangkan, laki-laki membutuhkan 1.600-1.800 kalori per hari.

Supaya seimbang, dr Marya mengimbau, seseorang  mengonsumsi sayur, protein, serat, dan vitamin lainnya sebagai makanan pendamping. Misalnya, saat mengonsumsi bubur ayam, konsumsi juga telur serta ayam dalam porsi cukup, dan tambahan sayur juga buah untuk menyeimbangkannya.

“Jika terus-menerus mengonsumsi makanan yang tidak seimbang, tubuh akan kekurangan nutrisi dan dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan yang serius. Selain itu, perhatikan pengolahan dan penyimpanan makanan agar tetap aman dan terjaga nutrisinya saat dikonsumsi,” jelas dr Marya. (M1)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan