Teater Koma Akhirnya Gelar Pentas Roro Jonggrang di Graha Bhakti Budaya

Teater Koma menggelar lakon baru berjudul Roro Jonggrang di Graha Bhakti Budaya PKJ TIM, 14-16 Oktober 2022.

JAKARTA, makansedap.id – Teater Koma menggelar lakon baru berjudul Roro Jonggrang di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, 14-16 Oktober 2022. Pentas ini menyusul sukses pagelaran Sampek Engtay di Ciputra Artpreneur, 5-6 Maret 2022 lalu, setelah tertunda selama dua tahun akibat pandemi Covid-19.

“Lakon Roro Jonggrang ini digarap sebagai bagian dari rangkaian perayaan wajah baru Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki. Selain itu, lakon ini juga merayakan hadir kembalinya gedung pertunjukan Graha Bhakti Budaya. Sebuah reuni yang manis, lantaram Teater Koma adalah kelompok teater pertama yang berpentas di Graha Bhakti Budaya pada Agustus 1983. Terlebih lagi, pentas panggung besar terakhir Teater Koma pada November 2019, sebelum pandemi, juga digelar di Graha Bhakti Budaya,” kata sutradara N. Riantiarno dalam keterangan resmi yang diterima Makansedap.id, Senin 17 Oktober 2022.

Roro Jonggrang adalah lakon yang terjadi di Kerajaan Boko. Alkisah, Roro Jonggrang, Putri Boko, menerima lamaran Bandung Bondowoso, putra mahkota kerajaan Pengging. Dua persyaratan sulit diajukan Roro Jonggrang, yaitu membuat Sumur Jalatunda dan Seribu Candi. Sang putri tak sudi dilamar pemimpin penjajah yang sekaligus pembunuh kedua orangtuanya.

Dengan bantuan para lelembut, nampaknya dua hal itu akan segera bisa dipenuhi Bandung Bondowoso. Sumur Jalatunda bagi rakyat Boko telah usai digali di pagi hari. Lalu, sepanjang malam, pembangunan Seribu Candi terus berlangsung.

Baca Juga:   Ini Alasan Gerakan Pendidikan Tingkatkan Kualitas Masyarakat

Roro Jonggrang sejatinya tak sudi dilamar oleh pembunuh kedua orangtuanya. Dia bertekad mencari akal untuk bisa menghentikan pembangunan tersebut.

Pentas kali ini menampilkan Sekar Dewantari, Rangga Riantiarno, Ratna Riantiarno, Budi Ros, Rita Matumona, Daisy Lantang, Suntea Sisca, Dana Hassan, Dodi Gustaman, Allen Guntara, Pandu Raka Pangestu, Edo Paha, Angga Yasti, Bayu Dharmawan Saleh, Yulius Chan, Indrie Djatie, Radhen Darwin dan Sir Ilham Jambak serta masih banyak lagi anggota Teater Koma lainnya.

Naskah ditulis dan disutradarai N. Riantiarno, didukung oleh tata artistik Idries Pulungan, tata musik Fero A. Stefanus, tata rias Subarkah Hadisarjana, tata busana Rima Ananda Omar, tata rambut Sena Sukarya, tata cahaya Deray Setyadi, tata gerak Ratna Ully, tata suara Matt Pallo, pandu vokal Ajeng Destrian, rancang grafis Rajdika dibantu oleh pengarah teknik Tinton Prianggoro serta manajer panggung Bayu Dharmawan Saleh dan pimpinan produksi Ratna Riantiarno.

Roro Jonggrang dipentaskan Jumat 14 Oktober, pukul 19.30 WIB, Sabtu, 15 Oktober pukul 13.00 dan 19.30 WIB, Minggu 16 Oktober pukul 13.00 WIB di Graha Bhakti Budaya, Pusat Kesenian Jakarta, Taman Ismail Marzuki.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan