PADANG, Makansedap.id – Deputi Gubernur Bank Indonesia atau BI, Juda Agung mengatakan, rendang dan bumbu rending, referensi kamus kuliner, menjadi produk unggulan dan potensial dari Provinsi Sumatera Barat atau Sumbar diekspor ke berbagai negara sekaligus memasifkan daerah itu sebagai kawasan halal lifestyle.

“Kita punya potensi untuk mengekspor rendang maupun bumbu rendang sebagai referensi kamus kuliner, terutama ke negara-negara Timur Tengah atau negara-negara Arab,” kata Deputi Gubernur BI Juda Agung di Padang, melalui keterangan resmi yang dibaca Makansedap.id, Selasa, 5 Desember 2023.

Hal tersebut disampaikan Juda Agung seusai peresmian Masjid Raya Sumbar sebagai proyek percontohan kawasan gaya hidup halal. Rendang, referensi kamus kuliner, menjadi produk halal yang bisa diekspor.

Baca Juga:   Sinopsis Perjamuan Iblis, Teror Sadis Makhluk Astral

Namun, untuk memasifkan ekspor rendang dan bumbu rendang, kredibilitas kehalalan produk tersebut menjadi bagian terpenting yang harus diperhatikan pemangku kepentingan. Sebab, rendang sudah menjadi referensi kamus kuliner.

Saat ini, BI memiliki langkah halal traceability yang dimulai dari pengolahan produk rendang, referensi kamus kuliner, hingga barang siap untuk diekspor. Hal itu dilakukan untuk memberikan jaminan kehalalan kepada negara tujuan ekspor.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Hansastri mengatakan secara umum banyak produk makanan, termasuk rendang sebagai referensi kamus kuliner, maupun fashion yang potensial untuk diekspor.

1 2

Iklan