Jumat, 6 Nov 2026 Chef Roy Lesmana →
Profil Chef Roy
Ekonomi

Harus Bayar Utang, Raksasa Makanan Ini Terpaksa Jual Bisnis Kopi Legendaris Rp 10,6 Triliun.

Harus Bayar Utang, Raksasa Makanan Ini Terpaksa Jual Bisnis Kopi Legendaris Rp 10,6 Triliun.
Harus Bayar Utang, Raksasa Makanan Ini Terpaksa Jual Bisnis Kopi Legendaris Rp 10,6 Triliun.
RingkasanDari penjualan unit kopi ini, Kraft Heinz memperkirakan perolehan kas bersih setelah pajak mencapai kurang lebih US$ 500 juta.

NEW YORK, Makansedap.id - Raksasa makanan global, Kraft Heinz, mengambil langkah drastis demi memperbaiki kinerja keuangannya.

Perusahaan resmi sepakat untuk melepas bisnis kopi Amerika Utara miliknya, termasuk merek legendaris Maxwell House dan Sanka, kepada perusahaan ekuitas swasta One Rock Capital Partners.

Transaksi bernilai total US$ 650 juta atau sekitar Rp 10,6 triliun ini dijadwalkan rampung pada pertengahan 2027.

Di bawah kesepakatan tersebut, Kraft Heinz akan tetap mempertahankan kepemilikan saham sebesar 30% di unit bisnis kopi tersebut.

BACA JUGA:Dongkrak Ekspansi Global, The Magnum Ice Cream Company Boyong Yasso ke Kanada

Fokus Baru di Bawah Kepemimpinan CEO Anyar

Langkah penjualan ini merupakan bagian dari strategi besar yang diinisiasi oleh CEO baru Kraft Heinz, Steve Cahillane, yang mulai memimpin perusahaan sejak Januari lalu.

Mantan eksekutif Kellanova tersebut bertekad membalikkan tren penurunan kinerja pada berbagai merek ikonis perusahaan, mulai dari saus tomat Heinz hingga keju Philadelphia.

Sebagai bagian dari perombakan besar, Cahillane sebelumnya telah menghentikan rencana pemecahan perusahaan (split) dan berkomitmen mengucurkan dana investasi senilai US$ 700 juta.

Fokus utama perusahaan kini dialihkan ke kategori produk dengan pertumbuhan tinggi dan potensial, seperti makanan ringan dan bumbu dapur.

BACA JUGA:Disuntik Rp 310 Miliar, Zevia Siap Bangkit di Tengah Ketatnya Pasar Minuman Sehat

"Transaksi ini adalah langkah berarti untuk memaksimalkan nilai portofolio kami sekaligus mempercepat transformasi perusahaan," ujar Cahillane dalam keterangan resminya.

Alokasi Dana untuk Bayar Utang

Dari penjualan unit kopi ini, Kraft Heinz memperkirakan perolehan kas bersih setelah pajak mencapai kurang lebih US$ 500 juta.

Seluruh dana segar tersebut rencananya akan langsung digunakan untuk melunasi tumpukan utang perusahaan.

Meskipun industri kopi menunjukkan pasar yang kompetitif, Kraft Heinz harus berhadapan dengan raksasa kopi global lainnya seperti Nestlé (Nescafé dan Nespresso) serta J.M. Smucker (Folgers).

BACA JUGA:Siapkan Dana Segar Rp 11 Triliun, Kraft Mac & Cheese Akhirnya Banting Setir Terbesar dalam Sejarah

Dengan mempertahankan 30% saham, Kraft Heinz berharap tetap bisa menikmati keuntungan jangka panjang dari bisnis kopi tanpa harus menguras fokus operasional utamanya.