JAKARTA, Makansedap.id – Anggota Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan atau Komnas Perempuan, Bahrul Fuad mengemukakan perlunya peningkatan pelayanan kesehatan mental bagi perempuan korban kekerasan.

“Para korban kekerasan seksual berhak atas pelindungan dan pemulihan, namun seringkali hak tersebut tidak terpenuhi dengan baik yang selanjutnya berpotensi mengakibatkan gangguan kesehatan mental yang semakin berat,” kata Bahrul Fuad, anggota Komnas Perempuan, di sela peringatan Hari Kesehatan Mental Sedunia, di Jakarta, Selasa, 10 Oktober 2023.

“Fakta di lapangan, banyak perempuan korban kekerasan seksual yang belum mendapatkan layanan psikolog untuk pemulihan trauma psikologis yang mereka alami,” kata Bahrul Fuad, anggota Komnas Perempuan.

Baca Juga:   Sutradara Ungkap Kesulitan Syuting Beranak dalam Kubur

Menurut Bahrul Fuad, layanan psikolog baru tersedia di lembaga pendamping perempuan korban kekerasan di daerah-daerah tertentu. Perempuan korban kekerasan seksual yang tinggal di daerah pinggiran atau pedalaman, kata Bahrul Fuad, umumnya masih kesulitan untuk mengakses layanan psikolog maupun dokter spesialis kejiwaan.

Bahrul mengemukakan, hal itu antara lain terjadi karena jumlah psikolog dan psikiater masih terbatas dan belum tersebar merata. Dia menjelaskan, Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual memberikan jaminan pemenuhan hak korban untuk mengakses layanan pemulihan, termasuk layanan pemulihan psikologis.

1 2

Iklan