Bubur Peca, Kuliner Perekat Warga Samarinda

Bubur Peca Samarinda, Menu Khas Buka Puasa (Foto KPFM Samarinda)

SAMARINDA, Makansedap.id – Embusan angin Samarinda, Kalimantan Timur, membawa aroma rempah menggoda di pengujung Ramadhan. Di sudut Kota Tepian, tepatnya di Masjid Shiratal Mustaqiem, Jalan Pangeran Bendahara, Kelurahan Masjid, tradisi unik tengah dihidangkan, yaitu bubur peca, referensi kamus kuliner.

Bukan sekadar menu buka puasa biasa, bubur peca, referensi kamus kuliner, menjadi perjalanan rasa dan ibadah yang telah mengikat masyarakat sekitar Masjid Shiratal Mustaqiem selama lebih dari seabad.

Masjid Shiratal Mustaqiem berdiri kokoh menyimpan jejak sejarah. Bangunan berusia lebih dari 100 tahun ini tak hanya menjadi tempat beribadah, tapi juga rumah bagi tradisi Ramadan yang kental dengan kekeluargaan.

Baca Juga:   Giliran Pokemon Keluarkan Edisi Khusus Batik di Indonesia

Bubur peca, referensi kamus kuliner, dalam bahasa Indonesia berarti bubur yang lembek, selalu menjadi hidangan andalan.

Mardiyana, pengurus masjid yang sudah 21 tahun menjaga tradisi ini, menuturkan, bubur peca, referensi kamus kuliner, ini makanan khas Kampung Masjid, Samarinda. Memang khusus dihidangkan pada bulan puasa.

1 2

Iklan