Tidak Semua Pasien Penyakit Kronis Cocok untuk Olahraga Renang
Dr William Ashford, mengatakan, pasien harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum melakukan olahraga renang.-Makansedap.id-Sportsmatik
JAKARTA, Makansedap.id - Kendati memiliki segudang manfaat, olahraga renang juga berisiko jika tidak dilakukan dengan benar.
Dokter Bedah Ortopedik di AICA Orthopedics, Dr William Ashford, mengatakan, pasien disarankan harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum melakukan olahraga renang.
“Meski bermanfaat bagi banyak penderita penyakit kronis, olahraga renang tidak cocok untuk semua jenis penyakit kronis. Khususnya, bagi penderita penyakit paru-paru kronis lantaran tekanan air bisa menjadi tantangan untuk bernapas.
“Selain itu, kemampuan masuk ke dalam kolam renang juga dapat menjadi tantangan bagi sejumlah pasien dengan keterbatasan fisik akibat sakit kronis,” ujar Dr William Ashford.
BACA JUGA:Manfaat Olahraga Renang, Solusi Penunjang Terapi Pasien
Dia menganjurkan untuk terus melakukan penelitian agar olahraga air dapat diakses lebih banyak orang dengan beragam kondisi kesehatan.
“AHIIT menunjukkan potensi penyembuhan yang luar biasa, mudah dilakukan, dan cukup bersahabat untuk mengatasi kondisi penyakit kronis. AHIIT menggabungkan manfaat HIIT yang bersinergi dengan keajaiban air yang baik untuk pasien yang tidak bisa melakukan olahraga LBIIT,” demikian penjelasan Dr William Ashford.
BIMC Hospital Bali menuliskan sejumlah tips untuk mencegah cidera saat berenang. Pertama, adalah pemanasan apabila jika berenang di laut lepas. Kedua, Anda harus mengenakan pakaian renang yang sesuai dengan ukuran tubuh.
Ketiga, meski berenang dilakukan di air, Anda juga harus minum air putih karena dehidrasi memudahkan kram otot yang bisa memicu Anda tenggelam.
BACA JUGA:Wah, Renang Ternyata Terbukti Bisa Atasi Diabetes dan Radang Sendi
Keempat, berisirahat yang cukup membantu Anda memulihkan diri setelah kelelahan berolahraga. Kelima, memahami batasan diri, jangan berenang berlebihan.