Pria Berusia Lebih dari 50 Tahun Sebaiknya Konsumsi Makanan Ini

Pria Berusia Lebih dari 50 Tahun Sebaiknya Konsumsi Makanan Ini

Ilustrasi pria berusia di atas 50 tahun.-Makansedap.id-Adobe Stock

- -

JAKARTA, Makansedap.id - Bagi pria di atas 50 tahun, kekhawatiran seperti nyeri sendi, kesehatan jantung, dan menjaga massa otot sering menjadi perhatian. 

Namun, rupanya ada ancaman lain yang patut diwaspadai yakni peradangan jangka pendek yang berperan penting dalam penyembuhan dan pertahanan kekebalan tubuh.

Seperti dikutip dari laman Eating Well yang dibaca Makansedap.id, Senin, 26 Januari 2026, Ahli gizi Dustin Moore, PhD, RD mengatakan, metabolisme manusia normal secara alami menghasilkan peradangan di seluruh tubuh, namun tubuh akan mengendalikannya melalui jalur antiinflamasi.

Makanan yang dikonsumsi juga berperan dalam memicu atau mengurangi peradangan, beberapa makanan berikut bisa menjadi pilihan untuk menu makanan sehari-hari pria berusia 50 tahun ke atas.

BACA JUGA:Buah Sitrun dan Rempah Jadi Penggerak Inovasi Menu di Seluruh Asia

Pertama adalah ikan berlemak seperti salmon, teri, dan herring, sarden mengandung asam lemak Omega 3 yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung dan mengurangi peradangan.

Kemudian buah beri, kandungan antioksidan yang tinggi bermanfaat mengurangi peradangan dan penyakit lain.

"Juga menyediakan serat dalam jumlah yang baik, komponen penting dalam diet yang seringkali kurang dikonsumsi oleh pria lanjut usia," kata Dustin Moore.

Kacang-kacangan juga sebaiknya dikonsumsi secara rutin karena mengandung banyak senyawa tumbuhan yang mengurangi peradangan serta serat yang kaya untuk menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, banyak jenis kanker.

BACA JUGA:Kuliner Jadi Daya Tarik Discover Singkawang Culinary

Sayur silangan seperti brokoli, bunga kol, dan kubis brussels flavonoid utamanya, seperti quercetin dan kaempferol, yang membantu mengurangi peradangan dan turunkan risiko terkena kanker kolokteral dan prostat yang kerap dialami pria.

Terakhir yakni oat yang mampu meningkatkan produksi asam lemak rantai pendek di usus besar yang memberi makan bakteri usus, membantu mengurangi risiko kanker usus besar, dan mengurangi peradangan di usus.

Selain asupan makanan, Dustin Moore juga merekomendasikan untuk mengelola stres melalui itu olahraga teratur, aktivitas fisik, atau terlibat dalam hobi.