Posisi London Tergeser, Dua Kota Ini yang Jadi Rajanya Dunia Malam

Posisi London Tergeser, Dua Kota Ini yang Jadi Rajanya Dunia Malam

Takhta kota dengan kehidupan malam paling berdenyut yang sebelumnya dipegang London, kini resmi direbut dua kota di Skotlandia, yaitu Edinburgh dan Glasgow.-Makansedap.id-The Guardian

- -

EDINBURGH, Makansedap.id - Selama ini London selalu digadang-gadang sebagai pusat hiburan malam paling megah di Britania Raya.

Namun, data terbaru justru menunjukkan fakta mengejutkan. Takhta kota dengan kehidupan malam paling berdenyut kini resmi direbut oleh dua kota di Skotlandia, yaitu Edinburgh dan Glasgow.

Berdasarkan analisis data jutaan perjalanan dari aplikasi penyedia layanan transportasi daring, Uber, Edinburgh menempati urutan pertama sebagai kota dengan proporsi perjalanan malam tertinggi sepanjang 2025.

Aktivitas mobilitas masyarakat di Ibu Kota Skotlandia tersebut tercatat paling masif terjadi di antara pukul 22.00 hingga 04.00 waktu setempat.

BACA JUGA:Netizen TikTok Ramai-Ramai Campur Sup Tomat Kalengan ke Adonan Kue, Ternyata Ini Rahasia Kelezatannya

Menyusul di posisi kedua, Glasgow mengukuhkan posisi Skotlandia sebagai jawara baru destinasi wisata malam. Sementara itu, London yang selama ini menjadi ikon hiburan malam harus puas merosot ke peringkat ketiga.

Laporan Uber mengungkapkan bahwa kelab malam Cabaret Voltaire menjadi titik penjemputan dan pengantaran paling populer di Edinburgh.

Di Glasgow, pusat keramaian malam tertuju pada Sub Club, sebuah kelab bawah tanah legendaris yang telah beroperasi sejak 1987.

Sementara bagi warga London, kelab malam Fabric masih menjadi destinasi favorit utama walaupun secara akumulatif volume perjalanan malamnya kalah dari dua kota tetangga.

BACA JUGA:Rahasia Glowing Luar Dalam! Influencer Cibinong Bongkar Khasiat Rempah Temulawak Madu yang Lagi Viral

Fenomena pergeseran tren ini juga diperkuat oleh data dari Bolt, aplikasi kompetitor Uber.

Laporan mereka akhir tahun lalu menunjukkan adanya lonjakan aktivitas malam sebesar 15 persen sepanjang 2025 dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Menariknya, puncak waktu masyarakat untuk keluar rumah bergeser menjadi lebih larut, yang semula pukul 23.00 pada hari Sabtu kini menjadi pukul 24.00 atau tengah malam.

Geliat dunia malam ini membawa angin segar bagi industri hiburan pascapandemi. Lembaga Music Venue Trust dalam laporan tahunannya menyatakan bahwa situasi bisnis hiburan kini mulai stabil dan membaik.

BACA JUGA:Ranjang Kopi Hitam, Ramuan Ajaib Tungku Rempah yang Bikin Pria Terus On Fire