Raksasa Makanan Dunia Merugi di Amerika Utara? Bos Nestlé Blak-blakan Ungkap Kekecewaannya

Raksasa Makanan Dunia Merugi di Amerika Utara? Bos Nestlé Blak-blakan Ungkap Kekecewaannya

Direktur Keuangan (CFO) Nestlé, Anna Manz, mengungkapkan, eksekusi operasional di wilayah tersebut belum memenuhi harapan dan memerlukan pembenahan secara menyeluruh.-Makansedap.id-Christopher Doering/Food Dive

- -

JAKARTA, Makansedap.id — Produsen makanan dan minuman terbesar di dunia, Nestlé, menyatakan kekecewaannya terhadap kinerja bisnis perusahaan di kawasan Amerika Utara.

Direktur Keuangan (CFO) Nestlé, Anna Manz, mengungkapkan, eksekusi operasional di wilayah tersebut belum memenuhi harapan dan memerlukan pembenahan secara menyeluruh.

Pernyataan tegas tersebut disampaikan Anna Manz dalam konferensi investasi yang diselenggarakan oleh Barclays.

Ia menegaskan, manajemen Nestlé tidak puas dengan capaian saat ini dan mendesak perbaikan kinerja secara mendasar.

BACA JUGA:Pabrik Raksasa PepsiCo Berusia 60 Tahun Resmi Hentikan Operasi, Ratusan Pekerja Kena PHK

"Lebih banyak hal yang harus dilakukan untuk meningkatkan eksekusi di kawasan ini," ujar Manz seperti dilansir Food Dive yang dibaca Makansedap.id, Selasa, 22 September 2026.

Manz menyoroti dua segmen utama yang dinilai di bawah target (underperforming), yakni produk krimer (seperti merek Coffee-mate) serta lini makanan bayi dan anak-anak, Gerber.

Selain itu, kategori makanan beku di kawasan tersebut juga mengalami perlambatan pertumbuhan yang signifikan.

Masalah operasional pada bisnis krimer menjadi perhatian mendalam bagi manajemen.

BACA JUGA:Pemilik IQ Tinggi Punya Pemahaman Mendalam soal Wine, Ini Buktinya

Kendala produksi yang dialami pada kuartal terakhir dinilai sangat mengganggu pasokan pasar.

Manz secara terbuka mengaku kecewa atas masalah teknis tersebut dan menegaskan bahwa kegagalan eksekusi semacam itu tidak dapat ditoleransi.

Kendati demikian, ia menyampaikan bahwa langkah-langkah perbaikan telah berjalan dan mulai menunjukkan kemajuan positif.

Di sisi lain, merek makanan bayi Gerber yang telah berusia seabad terus menjadi beban bagi pangsa pasar Nestlé.

BACA JUGA:Jangan Asal Teguk, Ini Rahasia di Balik Anggur Ramah Lingkungan yang Jadi Tren Global

Berita Terkait