Bukan Cuma Makanan, Kunci Makan Malam Nyaman ala Belanda Ternyata Ada di Ritual Ini
Tradisi bernama dusking atau schemeren kini kembali populer sebagai ritual khusus yang dilakukan masyarakat sebelum menyantap makan malam.-Weradio.co.id-Journeyscape
AMSTERDAM, Makansedap.id — Tren pola hidup sehat dan relaksasi kini melahirkan kembali sebuah tradisi lama dari Belanda.
Tradisi bernama dusking atau schemeren kini kembali populer sebagai ritual khusus yang dilakukan masyarakat sebelum menyantap makan malam.
Secara harfiah, dusking atau schemeren berarti duduk tenang menikmati momen peralihan dari sore menuju malam (rembang petang).
Ritual ini mengajak seseorang untuk diam sejenak dan mengamati perubahan warna langit tanpa menyalakan lampu rumah maupun lampu gawai hingga hari benar-benar gelap, sebelum akhirnya menyalakan lilin dan mulai menyantap makan malam.
BACA JUGA:Modal Makan Gratis? Tren 'Foodie Call' Marak dalam Dunia Kencan Modern
Tradisi kuno yang sempat redup ini kembali mencuri perhatian dunia setelah dipopulerkan kembali oleh penyair dan penulis asal Belanda, Marjolijn van Heemstra.
Menurut Van Heemstra, dusking berfungsi sebagai jeda alami untuk meredakan stres akibat rutinitas harian yang padat.
"Ritual ini mengajarkan kita untuk melatih kesadaran penuh (mindfulness). Fokusnya bukan menutup mata, melainkan menikmati perubahan alam di sekitar kita," ujar Van Heemstra dalam wawancaranya terkait fenomena tersebut seperti dilansir foodandwine.com yang dibaca Makansedap.id, Senin, 14 September 2026.
Para ahli kesehatan mental dan gaya hidup menilai bahwa praktik ini memberi dampak positif bagi tubuh.
BACA JUGA:Sulap Sampah Plastik Jadi Biskuit Protein Tinggi, Mau Coba?
Membiarkan mata beradaptasi secara perlahan dengan penurunan cahaya alami dapat merangsang produksi hormon melatonin.
Hal ini tak hanya menurunkan tingkat kecemasan, tetapi juga membuat suasana makan malam bersama keluarga terasa lebih hangat (gezellig) serta meningkatkan kualitas tidur di malam hari.
Tren dusking kini tidak hanya digemari di Belanda, tetapi juga mulai meluas ke berbagai negara Eropa seperti Inggris dan Jerman.
Cukup dengan duduk santai di dekat jendela atau teras rumah menjelang senja, siapa pun bisa merasakan sensasi makan malam yang lebih tenang dan berkualitas.