Begini Penjelasan Medis tentang Efek Alkohol pada Tubuh
Aneka jenis minuman beralkohol-Makansedap.id-IST
Alkohol turut memengaruhi neurotransmiter di otak, termasuk glutamat yang berperan dalam fungsi kognitif. Saat efek alkohol mereda, terjadi lonjakan aktivitas glutamat yang memicu rasa gelisah, cemas, dan mudah tersinggung.
BACA JUGA:Studi Terbaru Ungkap Buah Mengandung Flavonoid Bisa Bikin Bahagia
Meski alkohol dapat membuat seseorang cepat tertidur, kualitas tidur yang dihasilkan cenderung buruk.
Gangguan pada fase tidur REM membuat tubuh tidak mendapatkan istirahat optimal, sehingga memperparah rasa lelah keesokan harinya.
Zat kimia lain yang disebut kongener seperti metanol dan tanin yang banyak ditemukan pada minuman beralkohol berwarna gelap juga berkontribusi terhadap mabuk. Zat ini dapat meningkatkan stres oksidatif dan peradangan dalam tubuh.
Mabuk bukan sekadar akibat dehidrasi, melainkan hasil dari kombinasi berbagai faktor biologis, mulai dari racun dalam tubuh, peradangan, gangguan otak, hingga kualitas tidur yang menurun.
BACA JUGA:Gedong Heritage, Destinasi Kuliner Nuansa Klasik di Kota Serang
Sebab, belum ada obat yang benar-benar efektif, para ahli menyarankan membatasi konsumsi alkohol dalam jumlah terbatas untuk mencegah terjadinya mabuk.