Kisah Bapmericano, Menu Nasi Campur Kopi yang Viral di Korea

Kisah Bapmericano, Menu Nasi Campur Kopi yang Viral di Korea

Bapmericano, sajian sederhana yang menggabungkan nasi hangat dengan es kopi Americano.-Makansedap.id-Rubic News

BACA JUGA:Cimory Hadirkan Susu Tanpa Tambahan Gula yang Banyak Rasa

Ketiga, potensi sebagai konten media sosial. Perpaduan nasi dan kopi menghasilkan kesan unik dan aneh, sehingga menarik dibuat sebagai konten oleh food blogger ataupun pengguna TikTok.

Keempat, hiburan bagi Gen Z. Mencoba makanan yang tidak lazim menjadi pengalaman tersendiri bagi generasi muda, walaupun soal rasa bukan prioritas utama.

Bahkan, beberapa warganet yang mencobanya bahkan membandingkan rasa Bapmericano dengan ochazuke atau nasi yang disiram teh barley dari Jepang.

Meski umumnya aman bila dikonsumsi sesekali, Bapmericano tetap perlu diwaspadai jika menjadi kebiasaan rutin.

BACA JUGA:Waspada, Ini Sejumlah Tanda Tubuh Mengalami Kelebihan Kafein

Perpaduan nasi sebagai sumber karbohidrat dan kafein sebagai stimulan dapat memicu lonjakan energi cepat yang diikuti penurunan drastis (energy crash) dalam waktu 1–2 jam. Kondisi ini dapat membuat seseorang kembali lemas atau lapar.

Risiko tersebut lebih tinggi bagi penderita diabetes atau resistensi insulin karena konsumsi karbohidrat dan kafein secara bersamaan dapat memengaruhi regulasi gula darah.

Dari sisi pencernaan, Americano yang cenderung asam bisa meningkatkan produksi asam lambung.

Mengonsumsi kopi sebagai bagian utama dari makanan dapat memperburuk gejala maag atau Gerd. Beberapa orang juga dapat mengalami rasa begah, gelisah, jantung berdebar, atau peningkatan tekanan darah akibat kafein.

BACA JUGA:San Remo Edukasi Anak Cara Memilih Bahan Makanan Berkualitas

Meskipun mencoba tren tersebut dapat menjadi pengalaman menarik, konsumsi rutin Bapmericaano tetap tidak disarankan.

Pengguna media sosial diimbau lebih bijak menanggapi tren makanan viral dengan tetap mengutamakan pola makan seimbang dan memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing.