Belajar dari Kisah Nyata, Lima Kiat Bangun Bisnis Franchise Kuliner

Belajar dari Kisah Nyata, Lima Kiat Bangun Bisnis Franchise Kuliner

Mie Ayam Bintang-Makansedap.id-IG Mie Ayam Bintang

- -

BACA JUGA:Sardine by K Club Luncurkan Program Kelas Menghiasi Kue

Menurut Daniel, usaha ini tetap membutuhkan fondasi yang kuat, mulai dari kualitas bahan baku, konsistensi rasa, hingga operasional harian yang tertata.

Dari situ, Daniel melihat peluang bukan hanya pada produk, tetapi juga pada sistem usaha yang lebih siap dijalankan.

Kedua, uji model bisnis sendiri sebelum memperluas usaha. Sebelum membuka kemitraan, Daniel memilih mengelola cabang Mie Ayam Bintang miliknya sendiri sebagai tempat menguji konsep usaha yang dibangunnya.

Ia terlibat langsung dalam berbagai proses, mulai dari meracik produk, mengatur alur kerja, hingga mengelola stok bahan baku. Bagi Daniel, fase trial and error ini penting karena sistem usaha tidak bisa dibagikan ke orang lain sebelum benar-benar teruji di lapangan.

BACA JUGA:Eksplorasi Rempah dan Budaya Maluku Utara Hadir di Hotel Borobudur Jakarta

Ketiga, membangun sistem usaha yang bisa direplikasi. Setelah menemukan formula yang lebih konsisten, Daniel mulai membuka peluang kemitraan dengan menyiapkan sistem usaha yang lebih terstruktur.

Dia tidak sekadar menjual nama, tetapi juga menyiapkan kebutuhan usaha secara lengkap agar mitra bisa langsung fokus berjualan tanpa harus memulai semuanya dari nol.

Dengan cara ini, Mie Ayam Bintang tidak hanya berkembang sebagai bisnis, tetapi juga menjadi sistem yang membuka ruang tumbuh bagi sesama UMKM.

Keempat, merapikan operasional dengan digitalisasi. Saat bisnis mulai berkembang, Daniel menyadari pengelolaan usaha perlu dibuat lebih rapi dan praktis.

BACA JUGA:Lebih dari Sekadar Minuman, Dirty Soda, Tren Viral yang Mengguncang Amerika Serikat

Pengalaman mencatat transaksi secara manual mendorongnya menggunakan DANA Bisnis untuk membantu operasional sehari-hari.

Melalui laporan transaksi digital, dia bisa memantau pemasukan dengan lebih akurat, menjaga cash flow tetap lancar, dan memanfaatkan saldo untuk kebutuhan operasional.

Bagi Daniel, digitalisasi menjadi bagian penting dalam mendukung usaha yang ingin tumbuh lebih teratur.

Kelima, menjaga konsistensi saat bisnis mulai bertumbuh. Bagi Daniel, scale up bukan hanya soal menambah cabang atau mitra, tetapi juga menjaga kualitas pengelolaan tetap konsisten.